Jakarta Kembali Banjir, Anies Salahkan Ahok

Berita Harian, Berita Untuk Anda – Jakarta Kembali Banjir, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Salahkan program banjir yang dibuat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak berhasil. Sehingga kawasan Jakarta yang kembali terendam banjir.

Ia mengatakan, pada stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu, Ahok menyebut air kiriman bukan menjadi permasalahan bagi warga Jakarta.

“Anda bisa cek apa yang diungkapkan Pak Basuki pada di TV swasta. Pada saat itu saya sampaikan, jadi ada banjir dari hulu. Beliau menyampaikan banjir dari hulu sudah enggak masalah lagi,” ujar Anies di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2017).

Baca juga: Ngeri, Ular Piton Ini Telan Mangsa nya Dalam Hitungan Detik

Anies menambahkan, air kiriman dari hulu saat ini masih meresahkan bagi warga Jakarta.

Sebab, jika debit air di Bendungan Katulampa tinggi, sejumlah kawasan di Jakarta akan terendam banjir.

“Ternyata itu (banjir) masih jadi masalah. Itu yang harus diantisipasi. Seakan-akan hulu bukan masalah. Memang masih. Bahkan muncul sekarang,” ucap dia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku mempunyai solusi untuk mengatasi permasalahan banjir di Jakarta.

“Kalau air hujan dialirkan horizontal ke sungai ya nanti yang hilir akan terima kiriman. Karena itu di atas sana airnya harus dimasukkan ke bawah (tanah) sehingga tidak akan mulai terkirim ke sini (hilir),” kata Anies.

Banjir merendam sejumlah kawasan di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung dan beberapa daerah di Jakarta.

Banjir terjadi karena normalisasi sungai Ciliwung belum optimal. Saat ini, aliran Ciliwung di Kampung Pulo dan Bukit Duri sedang dinormalisasi.

Baca juga: Bocah 7 Tahun Menembak Jatuh Sasaran dengan Jarak 5 Kilometer

Solusi Anies Atasi Banjir Jakarta

Anies menuturkan, persoalan banjir yang terjadi setiap kali musim hujan datang merupakan bagian dari pengelolaan air di Jakarta yang masih belum terselesaikan.

“Pada akhirnya pengelolaan air harus menggunakan vertikal drainase, bukan horizontal drainase. Artinya, dialirkan ke laut saja belum cukup,” terangnya.

Selain itu, Anies memaparkan aliran air yang jatuh dari hujan harus masuk ke dalam tanah. Hal ini bertujuan agar Jakarta memiliki cadangan air tanah. Dengan konsep pengelolaan air seperti itu, ia meyakini banjir Jakarta akan tertanggulangi. [SindoNews]

situs poker online terpercaya idrpoker.com

Facebook Comments